Kisah perjalanan, keindahan alam, budaya, dan tradisi berbagai daerah, serta refleksi Fiersa tentang keluarga, rumah, dan dirinya sendiri. Di tengah perjalanan yang penuh tantangan, Fiersa menemukan bahwa untuk menyembuhkan luka hati bukanlah dengan lari, melainkan dengan berdamai dengan diri sendiri dan kenyataan.
buku ini bercerita tentang kisah kehidupan Juang yang tidak dirancang menjadi pedoman dan panduan bagi orang lain
Orang bilang, jodoh takkan ke mana. Aku rasa mereka keliru. Jodoh akan kemana-mana terlebih dahulu sebelum akhirnya menetap. Ketika waktunya telah tiba, ketika segala rasa sudah tidak bisa lagi dilawan, yang bisa kita lakukan hanyalah merangkul tanpa perlu banyak kompromi.