Text
Senja di Alexandria
Dalam bayangan eksotisme Alexandria—kota yang telah melewati rute beberapa peradaban besar: Yunani, Romawi, Bizantyum, dan Islam—Zhaedy dan Khalida mengikrarkan cinta agung mereka.
Di tengah hamparan ilmu pengetahuan Alexandria—kota yang menyimpan naskah Homer, Eratos, Sophocles, Euripides, dan Aristhophanes—Zhaedy dan Khalida menyanyikan kidung cinta agung mereka.
Dan, di dalam barisan para maestro ilmuwan yang lahir di era Alexandria—Archimides, Aristarchus, Herophilus, Euclides, Erasthostenes, Kalimakhus, dan Hypatia—Zhaedy dan Khalida memahat cinta agung mereka.
Sungguh, betapa dahsyatnya gelora cinta yang menimpa kedua anak manusia ini. Menggetarkan dan sangat menyentuh hati!
Zhaedy, putra seorang duta besar terhormat Indonesia untuk Mesir dan Khalida, putri seorang TKW sederhana, dipertemukan di sana dengan benih-benih perasaan yang tiba-tiba tumbuh di hati mereka.
Lantas, apa yang terjadi saat Khalida mengalami kecelakaan dan menyebabkan mereka harus berpisah untuk selamanya?
No other version available